Skip to main content

Posts

Katakan!

Mau berapa banyak lagi sayatan yang kau berikan? Mau sedalam apa lagi luka yang kau torehkan? Mau menjadikan serpihan sekecil apa lagi hatiku ini? Katakan! Katakan semua yang kau inginkan. Selagi aku bertanya, selagi aku sanggup mendengar semua jawaban yang akan kau lontarkan. Sebab aku tak akan mengulang pertanyaan yang sama kalau kau tetap bersi keras untuk tidak mengutarakannya sekarang. Kenyataan memang berbanding lurus dengan kejujuran selalu saja berujung menyakitkan. Terkadang sebongkah kebohongan yang dibalut dengan indah lebih menjanjikan kebahagiaan. Siapa yang tidak tergoyah untuk menjamah yang terlihat jauh lebih mudah tertangkap mata tanpa perlu menempuh proses terbiasa dengan luka atapun lara? Apa ini bagian dari rencana memperkuat yang terpanah lemah?  hingga serupa besi baja yang tak hancur sekalipun dihantam dari segalah arah. Amarah selalu lengah mempererat yang hampir terpisah. Lelah  bersanding gundah tidak mungkin kan hanya seseorang yang...

Kita sama-sama terluka. Apa bisa merajut bahagia?

Kita serupa, sama-sama masih menyimpan luka. Namun tanpa disadari kita saling menyelipkan bahagia. Walau dilain sisi  kita juga tidak menginginkan cinta yang mulai tersumat didalamnya. Mencegah dengan berbagai cara. Mengelak dengan berbagai kata. Tapi apa daya. Terkadang perasaan menjadi raja mengalahkan logika. Hingga pada akhirnya kita mengakuinya, ada yang bergetar menjalar disudut hati apa lagi kalau bukan cinta. Kau menjadikanku pilihan, saat aku menjadikanmu keutamaan. Lakukan saja semua yang kau ingin kan, apa saja. Menjadikanmu keutamaan bukan salah satu penyesalan. Sudah beruluang kali aku tegaskan. Aku tak membutuhkan alasan ataupun balasan karna ketulusan yang sedang berperan. kau yang seharusnya berpikir ulang untuk menjadikanku pilihan. Sebab siapa lagi yang menjadi sandaran jika keterpurukan menyerang? kalau bukan aku yang datang. Mual. Ingin memuntahkan semua yang menganjal. Harus mencerna berapa banyak la gi isyarat yang kau berikan? Hingga satupun ta...

Penantian

Penantian dalam kesepian Menepis tangis dalam kesunyian. Harapan yang dulu kita impikan Kini hilang tertelan jaman. Dimana bahagia yang kau janjikan? Dimana kesetiaan yang dulu slalu kau banggakan? Saat ini semua hanya angan Angan yang menyelimutiku dalam kegelapan. Aku rindu menjadi dambaan. Dengan sejuta pujian yang selalu kau lontarkan. Aku letih memelihara kebohongan Menutupi hati yang kini remuk redam. Mungkin memang ini yang kau inginkan, Mamatikanku dengan cara perlahan.

Kau yangku tunggu telah mendapatkan kebahagiaan baru.

Ingin mengucapkan beribu kata selamat untukmu. Menjejalkan berjuta doa agar kau bahagia dengan wanita itu, wanita yang saat ini sedang besanding denganmu. Wanita yang akan selalu mengisi hari-harimu, mengembangkan senyuman manis yang kupelihara dulu. Menangkap tatapan sayu yang slalu dapat menyejukkan relung hatiku, itu yang paling kurindu. Semuanya terlihat indah saat kita bersama dulu. Saat semua belum berakhir seperti ini. Mungkin aku memang bukan yang terbaik walaupun sudah mencoba berulang kali. Mungkin memang dia yang kau nanti untuk menggantikan posisiku dihati. Lalu apa gunanya aku menanti? Berharap semua bersemi kembali, seperti janji yang kauucapkan tempo lalu sebelum menginggalkanku pergi.  Sebab sedihmu adalah tangisku dan senyummmu adalah bagian dari bahagiaku Tujuanku slama bersamamu hanya ingin melihat kau tersenyum bahagia. Menutup  luka yang ditorehkan masa lalumu hingga membuatnya pulih seperti sedia kala.  Setelah itu? aku hanya ingin...

Terselip ragu dalam rindu

Aku rindu sederet kalimat romantis yang dapat meluruhkan hatiku. Aku rindu petikan gitar dengan lagu syahdu mengelitik kalbu. Aku rindu menatap pelangi ditepian bola matamu. Aku rindu, kamu…  Inikah  yang disebut rindu? Rasa yang selalu mengendap-endap masuk disela-sela pikiranku.  Rasa yang selalu dapat menyurutkan semangat yang sudah kupersiapkan untuk melawan hari. Tidak adakah yang lebih menarik dari ini? Aku benci saat rindu mulai menguasaiku, mematikan seluruh pola pikirku. Kau seperti candu membuatku rela menunggu, merenggut seluruh waktuku walau semua berujung semu. Dimana canda yang dapat membunuh sepiku? Dimana semangat yang dapatku andalkan saat rasa lelah mulai menguasaiku? Dimana kau yang selalu dapat menepis tagis menjadi tawa disela airmataku? Apa senyummu masih tetap sama? Senyum yang selalu dapat menggetarkan setiap pembuluh darah yang bermuara dihatiku. Apa suaramu masih tetap hangat saat menyebut namaku? Aku harap semua m...

Lalu aku harus percaya siapa?

Raut wajahnya masih bersemayam dibenakku. Senyum manisnya  masih tetap mengisi relung hatiku. Genggaman tangannya masih terasa hangat disetiap jengkal jemariku. Beberapa kata yang terucap membuyarkan lamunanku. Mulutku diam membisu. Angan yang sejak tadi membayangi kini tampak semu Apa maksut perkataan tadi? Ucapan buruk yang ditujukan padanya membuatku ciut tak bernyali. Tak terbayangkan sebelumnya. Seseorang yang selalu menjadi alasan disetiap senyumku. Berubah menjadi seseorang yang dapat manghancurkan segalanya hanya dalam sekejap mata. Hatiku teriris. Semua yang seharusnya indah bersemi kini berubah menjadi tragis Kalimat nya mematikan rasa. Membuatku tak dapat bicara nyaris terbata. Mengacak-ngacak yang telah tertata. Memaksaku mencari yang tersisa walau telah tiada. Nyaris membutakan mata. Karna tak dapat menemukan yang tersisa walau disela terkecil dalam rongga dada. Yang terucap takserupa seperti yang terduga. Tak terbesit s...

Hai

Hai ! Akhirnya keturutan buat Blog juga, setelah lama ketunda karena banyak tugas dan ulangan. Enggak kerasa udah langsung ngepost 4 hahaha padahal ya itu yang udah ada di MW sejak lama. Sebenernya niat buat blog ya cuma buat tempat menampung cerita-ceritaku aja yang selama ini cm aku simpen diMemo HP sampai bejibun, nah mending dituangin kesini kan ya:p Nulis kaya gini biasanya kalau ada waktu kosong atau nggak ada kerjaan aja sih hehe dari SD sampai skarang kalau nggak ada kerjaan ya cuma kaya gini nulis cerita puisi apa aja yang penting bisa nuangin unek-unek. Kurang lebihnya ya itu alesan  aku buat blog ;D Udah dulu deh yaaaaa mau belajar besok masih ada Ulangan semester soalnya. Byee~