Kamu menarik, membuatku tertarik. Sosok yang tidak sengaja kutemui diluar rencana , sanggup menyita beberapa waktu ku hanya untuk memandanginya. K ita saling mengunci pandang dalam jarak yang cukup panjang. Singkat namun memikat. Ada rasa yang menjalar kesudut dada, bergetar membuat degup jantung tak beraturan. Aku tak sanggup membaca apa yang terlitas dikerlingan matanya. Terlalu takut untuk saling bertukar pandang dengan waktu yang lama. Kita tak saling berkenalan apa lagi berbicara. Seperti biasa, aku tetap bergelut dengan kesibukanku tanpa bertanya itu siapa, ataupun kembali mencuri-curi pandang melihatnya. Aku juga tak mengetahui apa yang sedang dia lakukan, walau kita ditempat yang sama, hanya terhalang pintu pembatas yang terbuka. Sebenarnya ada rasa yang memaksaku untuk bertanya, tapi disisi lain seperti ada yang membisikaan untuk tetap diam tak bersuara. Sapaan darimu seperti semangat baru untukku. Aku tak menyangka, pada akhirnya k...