Berawal dari pertemuan singkat yang tak terduga-duga. Sampai pada akhirnya
saat ini kita saling berbagi cerita disetiap harinya. Pesan-pesan singkat
pembawa semangat penghibur lara. Kata-kata sederhana penyebab bahagia. Kamu
menyenangkan begitu juga dengan percakapan yang biasanya kita bicarakan. Hanya
topik-topik biasa yang tidak menyinggung soal rasa. Tapi mengapa tetap menarik
untuk diperbincangkan bersama?
Aku bukan termasuk seseorang yang mudah jatuh cinta, Apa lagi
menaruh rasa mengharapkan bahagia. Sebab
tidak semua pertemuan berujung bahagia, bukan? Bisa saja dia datang untuk
mempertemukanku dengan luka. Siapa yang bisa menebak rencana Tuhan kedepannya
bagaimana. Walau terkadang yang nyata
tidak terjadi seperti yang slama ini disangka-sangka. Itu sebabnya doa selalu
kulantunkan mengharap Tuhan memberikan yang terbaik untuk hambaNya.
Kalaupun dengan membuka percakapan duluan atau mengutarakan sanggup
mengubah keadaan, aku tetap meimilih untuk berdiam. Memendam membuatku lebih
merasa nyaman, memelihara rasa sendirian cukup mengasikkan. Namun harus
pandai-pandai mengontrol dan manahan emosi yang kadang meledak duluan.
Terimakasih sudah menjadi
obat pelipur lara. Pemberi semangat saat kejenuhan melanda dan hadir seperti
pahlawan penyelamat disela-sela kekacauan yang ada, walau terkadang kehadirannya
tidak disengaja.
Untuk seseorang yang diam-diam menyita perhatianku,
merotasikan pikiran pada satu titik tumpu, yaitu kamu.
Comments
Post a Comment