Skip to main content

Posts

Pandemi Covid - 19

Jadi, untuk kali ini tolong tetap #dirumahaja  dulu atau tetap menjaga jarak. Sebab ini bukan tentang aku atau kamu saja tapi kita semua
Recent posts

Ya Allah...

"Tolong cabut kesedihan dan kekecewaan ini, gantikan dengan kebahagiaan sebab hamba mencintai-Mu. Lalu, cukupkan hati ini dengan rasa cinta-Mu padaku" Dari seorang hamba yang akan selalu berusaha berlari menuju-Mu

Teruntuk, Jodohku.

Sayang, dimana saat ini kau menetap? dirumah? dikantor?  Tak inginkah cepat-cepat bertatap?  Bagaimana hari-hari yang kau jalani saat ini? Aku tak sabar ingin mendengar kisahmu. Bagaimana laki-laki hebat sepertimu menakhlukan dunia sebelum bersanding denganku. Sayang, aku saat ini benar-benar lelah; rasanya ingin menyerah.  Berdiri menyongsong masa depan sendirian ternyata tidak mudah. Ingin menangis dipelukmu, ingin bersandar dibahumu. Sayang, aku harus bagaimana lagi yaah agar Allah mempercepat langkamu menujuku?  Aku sudah merayu-Nya setiap sepertiga malam, pun setiap waktu. Aku tunggu tahun ini ya. Semoga kita menyatu dengan keajaiban dari campur tangan Allah.  Sebab aku percaya tidak ada yang tidak mungkin saat aku berharap pada-Nya. Berharap dapat beribadah seumur hidup bersamamu. Sayang, aku benar-benar bertahan karena Allah. Karena sholat lima waktu yang jaraknya tidak jauh, sehingga setiap kali hati ini terasa pil...

Tangis Suriah

Waktu itu pengen ikutan  #letshelpsyria  yang di adain  @actforhumanity . Tapi nggak kekejar buatnya, yauda dipost aja. Walaupun tidak lihai merangkai kata, semoga bisa saling mengingatkan, kalau msh banyak sodara muslim yang membutuhkan bantuan :"

Allah

Memang benar, selama ini hanya Allah yang paling mengerti keadaan serta perasaan saya. Hanya Allah yang selalu ada saat saya benar-benar membutuhkan seseorang untuk bersandar. Hanya dengan Allah saya bisa bercerita, berbagi segala rasa, lara, maupun bahagia. Hanya pelukan dari Allah yang paling membuat saya tenang.  Hanya hadir-Nya yang membuat saya kuat untuk bertahan dan tak lepas melempar senyuman ke pada dunia, hingga yang mereka tau saya bahagia. Walau sebenarnya saya ingin berlari dari dunia yang membuat saya menitihkan air mata, membuat saya ingin berteriak, membuat saya ingin menyerah.  Alhamdulillah...Allah tidak meninggalkan saya, tidak akan meninggalkan hambanya. Maaf beribu maaf sebab saya masih saja melakukan kesalahan sebagai manusia biasa, selalu berharap hidayah dan pengampunan atasnya. Semoga suatu saat nanti, saya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan-Nya. Sebagai hamba yang selalu rindu ingin bertemu, sebab Allah adalah satu-satun...

it's you

Mas kau tau siapa saja yang mencintaimu dengan tulus? Allah SWT Mencintai hambanya lebih dari siapapun. Dia yang selalu ada untukmu, menjagamu, melihatmu, mendengarkanmu, mengampunimu. Tak ada yang lebih sempurna mecintaimu, selain Allah. Rasulullah SAW Begitu mencintai umatnya, dan kau salah satunya Orang Tua Pun, mencintaimu dengan segala yang beliau miliki Lalu, aku Yang mencintaimu dalam diamku, dalam doa-doaku dan kau tau itu.

Dilan

"Karena Dilan suka menyisipkan puisi diakhir buku PR Melia, mungkin sebelum memberikan buku PRnya, Milea juga bisa menyelipkan sajak sederhana untuknya" ❤ Ini tulisan coba2 yang dibuat saat istirahat mengerjakan kerjaan. Walau aku tidak pandai merangkai kata, anggap saja aku Melia, saat membacanya. Ini hanya sajak sangat singkat dan sederhana. Mencoba menjadi Milea dengan karakter dan kata-kata yang biasa Ia ucapkan.